10 Kuliner Khas Mojokerto yang Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup

Mojokerto sebuah kota yang identik dengan sisa-sisa kejayaan Kerajaan Majapahit. Namun, di balik peninggalan sejarah yang megah, Bumi Majapahit ini menyimpan harta karun lain yang tak kalah memikat: warisan kuliner yang kaya dan otentik.

Bagi setiap pelancong, menjelajahi sebuah kota tidak lengkap rasanya tanpa mencicipi hidangan lokal. Wisata kuliner di Mojokerto bukan sekadar mengisi perut, melainkan sebuah perjalanan rasa yang membawa kita kembali pada tradisi dan bumbu-bumbu leluhur. Dari camilan legendaris hingga makanan berat yang viral, berikut 10 kuliner khas Mojokerto yang benar-benar wajib Anda coba sekali seumur hidup.

10 Kuliner Khas Mojokerto yang Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup

1. Onde-Onde Mojokerto: Sang Ikon Kota Onde-Onde

Jika ada satu nama yang langsung muncul saat menyebut camilan khas Mojokerto, itu adalah Onde-Onde. Jajanan pasar yang terbuat dari tepung ketan ini berbalut biji wijen renyah dan berisi kacang hijau manis yang lembut.

Keistimewaan Onde-Onde Mojokerto terletak pada racikan resep yang diwariskan turun-temurun. Tempat paling legendaris yang wajib Anda kunjungi adalah Onde-Onde Bo Liem, yang telah berdiri sejak tahun 1929. Rasanya yang konsisten gurih di luar dan manis legit di dalam menjadikannya oleh-oleh khas Mojokerto yang selalu diburu.


2. Sate Keong: Sajian Tak Terduga dengan Rasa Gurih Menggoda

Bukan sate ayam atau sapi biasa. Sate Keong adalah salah satu hidangan khas yang menunjukkan kekayaan kuliner dari sumber daya alam setempat, yaitu keong sawah.

Meskipun terdengar unik, rasa dari sate ini sangatlah memanjakan lidah. Keong diolah dengan bumbu rempah yang kuat hingga menghasilkan tekstur kenyal dan rasa gurih yang khas. Biasanya disajikan dengan sambal dan nasi hangat. Keunikan ini menjadikan Sate Keong sebagai salah satu menu andalan di warung-warung makan tradisional di Mojokerto.


3. Nasi Pecel Mojokerto: Pedasnya Bumbu Tumpang yang Menggugah Selera

Pecel memang ada di mana-mana di Jawa Timur, tapi Nasi Pecel Mojokerto punya ciri khasnya sendiri. Selain bumbu kacang yang lembut, beberapa warung legendaris di sini, seperti Nasi Pecel Mbak Toety, menyajikan bumbu pecel dengan sentuhan sambal tumpang yang terbuat dari tempe semangit (tempe yang hampir busuk).

Komposisi sayuran segar seperti bayam, tauge, dan kenikir, ditambah rempeyek renyah, membuat Nasi Pecel ini sempurna untuk sarapan atau makan malam. Rasa gurih sambal tumpang yang deep berpadu dengan segarnya sayur menciptakan harmoni rasa yang tak terlupakan.

Vendor Outbound

4. Botok Menthok: Kekuatan Bumbu Dalam Balutan Daun Pisang

Botok Menthok adalah lauk pauk yang wajib dicoba. Menthok (entok/itik) memiliki tekstur daging yang lebih kenyal dan gurih dibandingkan bebek.

Daging menthok dipotong-potong, dicampur parutan kelapa muda, dan dibumbui aneka rempah seperti cabai, bawang, dan kencur. Semua bahan ini kemudian dibungkus daun pisang dan dikukus hingga matang. Proses pengukusan ini menghasilkan aroma wangi yang kuat. Rasa gurih dan pedasnya botok sangat cocok disantap bersama nasi putih hangat.


5. Sambal Wader: Lauk Sederhana yang Bikin Ketagihan

Sego Sambel Wader adalah salah satu kuliner viral di Mojokerto, terutama di kawasan Trowulan. Hidangan ini sederhana, berupa nasi hangat, ikan wader (ikan air tawar kecil) yang digoreng kering, dan tentu saja, sambal wader yang pedas nendang.

Ikan wader memiliki rasa gurih alami yang kriuk. Ketika dicocol dengan sambal segar yang pedas, kombinasi rasanya sungguh memuaskan. Sambal Wader Cak Mat adalah salah satu tempat yang terkenal karena sambalnya yang mantap. Ini adalah bukti bahwa makanan tradisional yang sederhana bisa menjadi sangat istimewa.


6. Kue Sempe: Jajanan Renyah Kaya Rasa Kelapa

Kue Sempe adalah camilan ringan yang terbuat dari kelapa dan tepung. Bentuknya tipis, renyah, dan memiliki aroma kelapa yang sangat kuat. Kue ini cocok untuk teman minum teh atau kopi. Karena tahan lama, Kue Sempe juga ideal untuk dijadikan oleh-oleh khas Mojokerto selain Onde-Onde. Rasa manis dan gurih kelapanya sangat autentik dan mengingatkan pada jajanan rumahan masa lalu.


7. Lodeh Kikil: Kehangatan Kuah Santan Berempah

Untuk penggemar makanan berkuah santan, Lodeh Kikil menawarkan rasa yang kaya. Kikil (kulit sapi) dimasak dalam kuah lodeh dengan bumbu-bumbu dapur seperti kunyit, lengkuas, dan daun salam. Tekstur kikil yang empuk dan kenyal berpadu dengan kuah santan yang gurih dan sedikit pedas. Lodeh Kikil paling nikmat jika disantap saat masih panas dengan tambahan nasi empok.

10 Kuliner Khas Mojokerto yang Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup

8. Kerupuk Rambak (Krecek): Wajib Ada di Meja Makan

Kerupuk Rambak, atau krecek, adalah pelengkap yang tak boleh absen. Terbuat dari kulit sapi atau kerbau, kerupuk ini memiliki tekstur yang sangat renyah dan gurih.

Di Mojokerto, Kerupuk Rambak diproduksi secara masif dan sering dijadikan camilan atau lauk tambahan untuk Rawon Mojokerto. Anda bisa menemukan kerupuk ini di hampir setiap toko oleh-oleh, membuktikan betapa populernya camilan ini sebagai bagian dari identitas kuliner kota.


9. Es Drobyong: Pelepas Dahaga dengan Sentuhan Lokal

Setelah puas dengan hidangan pedas dan gurih, saatnya menutup perjalanan wisata kuliner Mojokerto dengan yang segar. Es Drobyong adalah minuman yang unik. Minuman manis ini umumnya berisi campuran es serut, santan, dan berbagai isian lokal yang menyegarkan. Es Drobyong menjadi pilihan sempurna untuk mendinginkan diri saat cuaca terik.


10. Tahu Tek-Tek Mojokerto: Gurih Petis yang Khas

Tahu Tek-Tek adalah hidangan street food yang mudah ditemukan. Tahu digoreng, dipotong-potong, lalu disiram bumbu petis yang kental. Ciri khas Tahu Tek-Tek di Mojokerto terletak pada kepekatan dan rasa umami dari petisnya, ditambah irisan lontong, tauge, dan taburan bawang goreng. Hidangan ini adalah penutup kuliner malam yang sempurna.

Vendor Outbound

Tips Berburu Kuliner di Mojokerto

Untuk pengalaman kuliner yang maksimal, perhatikan beberapa tips ini:

  • Waktu Terbaik: Mayoritas warung makan legendaris buka sejak pagi hari (untuk menu sarapan seperti Nasi Pecel) hingga malam hari. Namun, untuk tempat yang ramai seperti warung yang menyajikan Sego Sambel Wader, datanglah sore hari untuk menghindari antrean panjang.
  • Anggaran: Rata-rata harga makanan berat di warung tradisional kuliner khas Mojokerto berkisar antara Rp 10.000 hingga Rp 25.000 per porsi. Siapkan uang tunai karena tidak semua warung menerima pembayaran non-tunai.
  • Akses Lokasi: Banyak tempat makan ikonik berada di pusat kota, dekat dengan Alun-Alun, atau di area Trowulan (untuk masakan Botok dan Wader). Gunakan peta digital atau tanyakan langsung kepada warga lokal.

Mojokerto membuktikan diri bukan hanya sebagai kota sejarah, tetapi juga destinasi surga bagi para pecinta makanan. Keanekaragaman hidangan, mulai dari kudapan manis Onde-Onde hingga hidangan utama yang nendang seperti Sambal Wader dan Botok Menthok, menciptakan palet rasa yang takkan Anda temukan di tempat lain.

Maka, jangan ragu untuk memasukkan kota ini ke dalam daftar tujuan food travel Anda. Jelajahi, cicipi, dan bawa pulang kenangan rasa dari kuliner khas Mojokerto.

 

Sumber Foto:Pinterest

Penulis:Reihan (reyy)

Referensi:Traveloka,Jawa Pos

Postingan Terkait

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *