Onde-Onde dan 6 Jajanan Khas Mojokerto Lainnya Paling Cocok untuk Teman Ngopi

Mojokerto, daerah yang sarat akan sejarah Kerajaan Majapahit, menawarkan lebih dari sekadar wisata candi. Kota ini juga menjadi destinasi surga bagi pencinta kuliner, khususnya untuk kategori jajanan. Meskipun makanan beratnya seperti Rawon atau Pecel sudah melegenda, jajanan khas Mojokerto tak kalah ikonis.

Jajanan khas Mojokerto memegang peran penting; mereka adalah camilan khas Mojokerto yang menemani warga lokal sehari-hari dan menjadi oleh-oleh Mojokerto yang wajib dibawa pulang. Praktis, tahan lama, dan penuh cita rasa tradisi, kudapan ini adalah cerminan kekayaan rasa dari Bumi Majapahit. Berikut adalah tujuh jajanan ikonis yang selalu dirindukan para pelancong.

Jejak Rasa Tujuh Jajanan Ikonik Mojokerto yang Selalu Dirindukan Wisatawan

1. Onde-Onde Mojokerto: Ikon Tak Terbantahkan

Onde-Onde adalah mahkota kuliner ringan Mojokerto. Jajanan bulat dari tepung ketan ini dibalut lapisan biji wijen renyah dan diisi dengan pasta kacang hijau manis yang lembut.

·        Keistimewaan Rasa: Yang membedakan Onde-Onde dari daerah lain adalah ukurannya yang seringkali lebih besar dan isian kacang hijau yang padat dan halus, menjamin kualitas rasa yang konsisten.

·        Varian Kekinian: Meskipun versi tradisional (kacang hijau) tetap menjadi primadona, Anda kini bisa menemukan varian rasa modern seperti cokelat, keju, atau bahkan green tea, menambah daya tarik kudapan ini sebagai oleh-oleh Mojokerto yang fleksibel.

2. Kerupuk Rambak (Krecek): Si Gurih Pendamping Makan

Bukan sekadar camilan, Kerupuk Rambak atau krecek adalah pelengkap wajib di meja makan warga lokal. Kerupuk ini terbuat dari kulit sapi atau kerbau yang diolah hingga mengembang sempurna.

·        Penggunaan Ganda: Kerupuk Rambak dapat dinikmati langsung sebagai camilan khas Mojokerto yang renyah. Selain itu, teksturnya yang empuk saat dimasak juga membuatnya populer sebagai lauk pauk, misalnya saat disajikan bersama Rawon atau Pecel khas Jawa Timur.

·        Keunggulan Oleh-Oleh: Kerupuk ini sangat ringan dan tahan lama, menjadikannya pilihan ideal untuk dibawa bepergian jauh.

Vendor Outbound

3. Botok Tempe dan Botok Ampas Kelapa

Botok sering dikenal sebagai lauk, namun di Mojokerto, ukurannya yang kecil dan rasa gurihnya menjadikannya kudapan tradisional yang enak dinikmati kapan saja.

·        Rasa Khas Daun Pisang: Bahan utama berupa tempe, ampas kelapa, atau campuran keduanya, dicampur bumbu rempah seperti cabai, bawang, dan kemiri. Semua dibungkus rapi dalam daun pisang dan dikukus.

·        Cita Rasa Otentik: Proses pengukusan memberi aroma wangi yang khas, sementara bumbu yang meresap sempurna menghasilkan rasa gurih, pedas, dan sedikit manis.

4. Keciput: Versi Mini Onde-Onde

Jika Onde-Onde adalah versi besar, maka Keciput adalah versi mungilnya. Jajanan ini mirip dengan Onde-Onde tetapi jauh lebih kecil, biasanya seukuran kelereng, dan berbentuk lonjong.

·        Tekstur dan Konsistensi: Keciput memiliki tekstur yang lebih kering, lebih padat, dan kriuk saat digigit. Karena ukurannya yang mini, ia sering dijuluki camilan khas Mojokerto yang paling praktis dan sulit berhenti dimakan.

·        Daya Tarik: Dijual dalam kemasan besar atau toples, Keciput adalah teman setia saat bepergian atau teman minum teh di sore hari.


     Baca Juga:Cicipi 5 Minuman Khas Mojokerto yang Dijamin Menyegarkan dan Bikin Nagih


5. Kue Sempe: Jajanan Tipis Manis Kelapa

Kue Sempe adalah jajanan ringan dengan dominasi rasa kelapa. Bentuknya tipis, lebar, dan sangat renyah.

·        Bahan Alami: Dibuat dari campuran tepung, gula, dan parutan kelapa yang kemudian dipanggang hingga kering.

·        Kudapan Teman Minum: Rasa manis dan gurih dari kelapa menjadikannya pendamping ideal untuk minuman pahit seperti kopi atau teh tawar. Kue Sempe juga merupakan salah satu oleh-oleh Mojokerto yang mudah ditemukan di pusat sentra jajanan.

6. Bubur Sruntul (Bubur Mutiara)

Beralih ke jajanan berkuah manis, Bubur Sruntul adalah kudapan yang menenangkan. Jajanan pasar ini sering disajikan di pagi atau sore hari.

·        Komposisi Klasik: Terbuat dari butiran tepung tapioka yang dibentuk kecil-kecil (sruntul atau mutiara) dan dimasak hingga kenyal. Disajikan dengan guyuran kuah santan gurih dan siraman gula merah cair.

·        Fungsi: Dapat dinikmati hangat sebagai sarapan ringan, atau ditambahkan es untuk menjadi pelepas dahaga yang manis.

Jejak Rasa Tujuh Jajanan Ikonik Mojokerto yang Selalu Dirindukan Wisatawan

7. Sego Empok (Nasi Jagung): Camilan Berat yang Sederhana

Meskipun tergolong makanan berat, Sego Empok atau Nasi Jagung sering dianggap sebagai kudapan tradisional oleh sebagian masyarakat, terutama saat dikonsumsi di sore hari.

·        Keunikan Sego Jagung: Nasi terbuat dari jagung pipil yang dikukus, memberikan tekstur kasar dan rasa manis alami. Disajikan dengan lauk pauk sederhana, seperti urap-urap (sayuran bumbu kelapa), ikan asin, atau Sambal Wader yang terkenal.


Jejak rasa tujuh jajanan ikonik Mojokerto ini tidak hanya memberikan kepuasan lidah, tetapi juga membawa nuansa nostalgia akan tradisi kuliner Jawa. Dari keotentikan Onde-Onde yang ikonik, renyahnya Kerupuk Rambak, hingga kesederhanaan Sego Empok, setiap gigitan adalah pengingat akan kekayaan gastronomi Kota Onde-Onde ini.

Jangan biarkan perjalanan Anda berakhir tanpa membawa pulang setidaknya satu dari tujuh jajanan khas Mojokerto ini sebagai buah tangan.

Vendor Outbound

Sumber Foto:Pinterest

Penulis:Reihan(reyy)

Referensi:Kompas,Kumparan

Postingan Terkait

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *