Menjelajahi Pesona 5 Air Terjun Mojokerto, Sejuk, Alami, dan Instagramable
Mojokerto menyimpan pesona alam memukau di balik jejak sejarah kebesaran Majapahit. Deretan destinasi seperti Air Terjun Dlundung, Coban Canggu, hingga Watu Lumpang menawarkan kesegaran hutan pinus dan jalur trekking yang menantang. Ulasan ini mengupas tuntas pesona visual, harga tiket, fasilitas, hingga tips eksplorasi yang aman dan nyaman bagi para penjelajah alam di kawasan penyangga pegunungan ini.
Vendor Outbound - Mojokerto, kota yang dikenal sebagai pusat peradaban Majapahit, menaruh pesona alam yang tidak kalah menarik.
Di balik jejak sejarahnya yang megah, Mojokerto menawarkan keindahan alam yang memukau, terutama melalui deretan air terjun yang tersebar di berbagai penjuru. Bagi para pencinta alam dan petualangan, menjelajahi air terjun di Mojokerto bisa menjadi pengalaman yang menyegarkan dan tak terlupakan.
Berikut adalah lima air terjun di Mojokerto yang layak untuk dikunjungi:
1. Air Terjun Dlundung
![]() |
| Air Terjun Dlundung, Sumber: Pinhome |
Terletak di lereng Gunung Welirang, Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Air Terjun Dlundung menawarkan panorama alam yang menyejukkan.
Dengan ketinggian sekitar 50 meter, air terjun ini dikelilingi oleh hutan pinus yang rindang, menciptakan suasana yang tenang dan damai. Akses menuju lokasi cukup mudah, dengan jalan setapak yang telah tertata rapi.
Fasilitas yang tersedia meliputi area parkir, toilet, mushola, dan warung makan. Harga tiket masuk berkisar antara Rp12.500 sampai Rp15.000 per orang, tergantung hari kunjungan. Waktu operasionalnya yaitu setiap hari dari jam 08.00 sampai 16.00 Waktu indonesia barat (WIB).
Baca juga: Air Terjun Dlundung, Liburan Sejuk di Mojokerto
2. Air Terjun Coban Canggu
![]() |
| Coban Canggu, Sumber: Rumah123 |
Berlokasi di Desa Padusan, Kecamatan Pacet, Air Terjun Coban Canggu memiliki ketinggian sekitar 80 meter dengan aliran air yang jernih dan segar.
Untuk mencapai lokasi, pengunjung perlu berjalan kaki sekitar 500 meter dari area parkir melalui jalur yang telah dipaving, sehingga cukup nyaman dilalui. Fasilitas yang ada antara lain toilet, mushola, gazebo, serta warung makan. Jam operasionalnya adalah setiap hari dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.
Baca juga: Menjelajah Air Terjun Coban Canggu
3. Air Terjun Grenjengan
![]() |
| Air Terjun Grenjengan, Sumber: Rumah123 |
Terletak di kawasan Pacet, Air Terjun Grenjengan menawarkan keindahan alam yang masih alami. Air terjun ini mempunyai 2 aliran air yang berdampingan, menghasilkan panorama alam yang unik serta menarik.
Akses menuju lokasi cukup mudah, namun pengunjung disarankan untuk menggunakan alas kaki yang nyaman karena jalur menuju air terjun berupa jalan setapak. Fasilitas yang ada lumayan lengkap, tercantum zona parkir serta warung makan. Harga tiket masuk sebesar Rp10.000 per orang, dengan jam operasional dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.
Baca juga: Air Terjun Grenjengan, Surga Tersembunyi
4. Air Terjun Watu Lumpang
![]() |
| Air Terjun Watu Lumpang, Sumber: Puteramentari |
Air Terjun Watu Lumpang berada di kawasan hutan Kecamatan Pacet, menawarkan suasana yang sejuk dan asri. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 30 meter dengan aliran air yang deras, cocok bagi pengunjung yang mencari ketenangan di tengah alam.
Akses menuju lokasi memerlukan sedikit usaha, dengan jalur trekking yang menantang namun menyenangkan. Fasilitas yang ada meliputi zona parkir, mushola, toilet, gazebo, serta shelter. Harga tiket masuk sebesar Rp10.000 per orang, dan air terjun ini buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.
5. Goa Jegles
![]() |
| Goa Jegles, Sumber: jadesta.kemenparekraf |
Meskipun bukan air terjun, Goa Jegles menawarkan pengalaman wisata alam yang unik dengan kombinasi gua dan aliran air di dalamnya. Terletak di Dusun Jegles, Desa Keling, Kecamatan Kepung, Goa Jegles mempunyai keelokan stalaktit serta stalagmit yang memesona dan kolam air natural yang jernih.
Pengunjung dapat menikmati aktivitas seperti river tubing dan menjelajahi gua dengan pemandangan yang menakjubkan. Fasilitas yang tersedia cukup lengkap, termasuk area parkir, toilet, mushola, warung makan, dan gazebo. Harga tiket masuk bervariasi tergantung aktivitas yang dipilih, dan jam operasionalnya adalah setiap hari dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.
Tips Berwisata ke Air Terjun di Mojokerto
1. Persiapan Fisik
Sebagian air terjun membutuhkan trekking dengan medan yang menantang. Pastikan kondisi fisik Anda dalam keadaan prima sebelum memulai perjalanan.
2. Pakaian dan Perlengkapan
Gunakan pakaian yang nyaman dan sepatu anti selip untuk menghindari kecelakaan di jalur yang licin. Bawa juga pakaian ganti jika berencana bermain air.
3. Waktu Kunjungan
Waktu terbaik buat mendatangi air terjun merupakan pagi hari, dikala cuaca masih sejuk serta belum sangat ramai wisatawan. Hindari musim hujan karena jalur bisa menjadi licin dan berbahaya.
4. Kebersihan
Selalu jaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Bawa kantong plastik untuk sampah pribadi dan buang pada tempatnya.
5. Keselamatan
Perhatikan keselamatan diri dan kelompok. Jangan memaksakan diri untuk berenang di area yang dalam atau berbahaya, dan selalu ikuti petunjuk yang ada di lokasi wisata.
Mojokerto tidak hanya kaya akan sejarah dan budaya, tetapi juga menyimpan keindahan alam yang luar biasa melalui deretan air terjunnya. Setiap air terjun menawarkan keunikan dan pesona tersendiri, menjadikannya destinasi yang cocok bagi para pencinta alam dan petualangan.
Dengan persiapan yang matang dan sikap yang bertanggung jawab, menjelajahi air terjun di Mojokerto bisa menjadi pengalaman yang menyegarkan dan tak terlupakan. Sudah siap merencanakan petualangan Anda ke air terjun di Mojokerto?
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
1. Apakah air terjun di kawasan Pacet dan Trawas aman dikunjungi saat musim hujan?
Saat puncak musim hujan (Desember - Februari), debit air bisa meningkat drastis secara tiba-tiba (banjir bandang kecil). Selalu patuhi instruksi penjaga loket. Jika mendung tebal mulai turun di area puncak, segera jauhi titik jatuhnya air.
2. Destinasi mana yang paling aman jika membawa anak-anak dan lansia?
Air Terjun Dlundung adalah pilihan paling tepat. Area parkirnya dekat dengan lokasi air terjun, jalurnya datar dan sudah berpaving, serta memiliki area rumput yang luas untuk menggelar tikar piknik keluarga.
3. Apakah warung di sekitar area air terjun mematok harga mahal?
Secara umum, warung-warung kuliner yang dikelola oleh warga desa setempat (Pokdarwis) mematok harga yang sangat wajar dan ramah kantong. Menu andalannya biasanya berupa mi rebus hangat, gorengan, dan kopi seduh.
.png)




